JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ke-3 kampanye terbuka Pemilukada, pasangan no. 5 Faisal-Biem memilih untuk membagi jadwal kampanyenya secara terpisah di beberapa wilayah Jakarta Barat.
Hal tersebut dilakukan guna mengefisienkan waktu dalam mensosialisasikan program pasangan independen ini kepada masyarakat.
"Kami melihat banyak masyarakat yang ga mau ikut kampanye, oleh karenanya kami tidak stay di satu tempat, tapi akan berkeliling untuk mengenalkan siapa kami," jelas Biem, saat Kampanye di Slipi, Jakarta Barat, Selasa (26/6/2012).
Ia mengatakan, sebagai pasangan independen pihaknya sangat bebas dalam melakukan kampanye. "Tidak ada keterikatan kepada partai, cukong, atau bandar jika terpilih jadi pemimpin," ujarnya.
Mengenai Pemilukada satu putaran, dikatakan Biem sangat riskan untuk pemilukada kali ini. Pasalnya Biem melihat dalam pemilukada 5 tahun yang lalu, dimana hanya ada dua calon, tetapi banyak menimbulkan polemik.
"Jangan takabur, Pemilukada sekarang ini ada enam calon, jadi kemungkinan kecil jika hanya dalam satu putaran," kata Biem.
Biem juga mengatakan apabila terpilih nantinya ia akan mengedepankan konsep yang diinginkan almarhun Benyamin Sueb, yakni membuat Jakarta yang sejahtera, bahagia, aman, indah, dan lebih baik dalam arti semuanya.
"Memiliki peradaban seperti layaknya sebuah kota, mempunyai budaya. Manusianya yang lebih diperhatikan bukan bangunannya," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang