Jus, Baiknya Pakai Juicer atau Blender?

Kompas.com - 28/06/2012, 10:03 WIB

KOMPAS.com - "Apa benar jika kita memblender buah, maka khasiatnya hilang? Buah apa saja yang masih baik untuk diblender? Apakah penggunaan juicer juga memiliki efek yang sama?" (Emily, Jakarta)

Menurut Riani Susanto, ND, CT, dokter naturopati dan spesialis detoksifikasi, jus buah dan sayur mempunyai konsentrasi nutrisi yang tinggi, terdiri atas mineral, vitamin, trace element, enzim, dan materi lain yang berharga untuk membuat sel tubuh kuat dan sehat. Dengan diblender, seluruh bagian buah dan sayur tidak ada yang terbuang. Sedangkan dengan juicer, partikel padat dari buah dan sayur akan dipisahkan sebagai ampas.

Minum buah dan sayur yang dijus, terutama jus organik, bisa merevitalisasi tubuh dalam waktu yang cepat. Karena dengan minum jus, asupan yang dikonsumsi bisa lebih banyak, dan nutrisi yang didapat (kecuali serat) juga jauh lebih banyak dibandingkan jika makan buahnya dalam porsi biasa.

Pada dasarnya juicer dan blender mempunyai efek yang sama. Khasiat buah dan sayur yang diproses dengan kedua alat itu tidak hilang. Buah dan sayur yang baik untuk diblender biasanya yang tergolong berserat halus atau soft fruits seperti pepaya, melon, semangka, mangga, mentimun, tomat, dan sirsak. Biasanya juicer dipakai untuk buah dan sayur yang seratnya lebih kasar seperti wortel, nanas, apel, seledri, dan brokoli.

Tip:
* Buah atau sayur yang dijus dan diblender harus langsung diminum begitu selesai diproses dengan blender atau juicer, tidak boleh disimpan di kulkas.
* Pilih buah dan sayur yang segar, organik. Jangan menambahkan pemanis apapun seperti gula, madu, apalagi pemanis buatan. Jadi, kita harus bisa merasakan rasa natural dari buah atau sayur itu sendiri.
* Hasil jus dan blender lebih baik diminum pada saat perut kosong. Kalau sudah terlanjur makan, tunggu 1,5 - 2 jam, baru kemudian minum buah atau sayur yang dijus atau diblender.
* Minum perlahan-lahan seperti saat meminum kopi atau teh panas.
* Agar terasa hasilnya, minum buah dan sayur yang dijus atau diblender harus konsisten. Sebaiknya minum sebanyak 500 ml pada pagi hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau