Alex Noerdin Marah atas Kasus Pembacokan Relawan

Kompas.com - 28/06/2012, 17:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin, mengaku sedih dan marah atas kasus pembacokan yang menimpa relawan Alex-Nono, Adi Saputra (23). Adi dibacok sekelompok pria bertopeng dan berjaket hitam.

"Kami marah dan sedih kemarin ada relawan yang dibacok padahal itu anak-anak yang sedang pasang spanduk di posko sendiri," tukas Alex, usai melakukan kunjungan di Pasar Senen, Kamis (29/6/2012).

Alex kesal lantaran relawannya itu sama sekali tidak bersalah dan tidak melakukan perlawan atas aksi pengeroyokan sekitar 20 orang tersebut. "Dia dikeroyok, beraninya ramai-ramai orang itu. Padahal anak ini tidak bersalah dan tidak bersenjata," ucapnya kesal.

Mantan Bupati Musi Banyuasin dua kali ini menegaskan bahwa dirinya memastikan bahwa pelaku pengeroyokan itu akan bertanggung jawab atas perbuatannya ke relawannya itu. "Saya pastikan orang itu akan dihukum sesuai ancamannya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan terjadi di depan Posko Alex Noerdin-Nono Sampono, Jalan Baserin, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012) pukul 22.00. Saat itu, sekitar 20 orang pria menggunakan helm dan penutup muka merusak seluruh spanduk dan umbul-umbul di depan posko itu.

Di dalam kejadian itu, seorang relawan yang juga sopir angkot bernama Adi Saputra (23) mengalami luka bacok di bagian punggung. Seorang lainnya juga mengalami luka memar di bagian kepala. Kasus ini sedang ditangani Polsek Metro Pesanggrahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau