JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengambil alih kasus polisi gadungan berinisial SN (55). Tim reserse mengambil alih penyelidikan kasus ini, karena sebagian tempat penipuan ada di wilayah Jakarta Selatan.
Selain itu, tersangka mengaku bahwa dia bagian dari anggota Polres Jakarta Selatan.
"Kami sudah mengambil alih penyelidikan, sebab sebagai tempat kejadian ada di wilayah hukum Polres Jakarta Selatan. Informasi awal menyebutkan, pelaku melakukan perbuatannya di area markas kepolisian. Namun kami masih ingin membuktikan kebenaran informasi ini," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Hermawan, Kamis (28/6/2012) di Jakarta.
Hermawan mengatakan, modus penipuan ini dilakukan tersangka dengan menjanjikan anak korban lolos seleksi kepolisian. Korban penipuan, Bahagia Siregar, sudah menyetorkan uang Rp 150 juta dengan harapan saudaranya dapat masuk polisi.
Demikian pula korban lain bernama Sulaeman telah menyerahkan Rp 10 juta, agar anaknya dapat masuk Akademi Kepolisian.
Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Kepolisian Resor Khusus Bandara Soekarno-Hatta. Pada hari Selasa (26/6/2012) lalu, Kepolisian Bandara menangkap SN, karena mengenakan seragam dan tanda kepangkatan kepolisian palsu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang