Krisis eropa

Euro Kian Melemah, UE Gelontorkan Dana Stimulasi

Kompas.com - 29/06/2012, 07:33 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Nilai tukar euro terus melemah terhadap Dolar AS, menyusul langkah Uni Eropa yang setuju mengeluarkan dana sebesar 120 miliar euro atau setara dengan 149 miliar Dolar AS untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Euro melemah 0,2 persen menjadi 1,2444 Dolar AS pada Kamis (28/6/2012) pukul 5 PM waktu New York.

Euro juga melemah sebanyak 0,5 persen menjadi 98,87 yen. Sementara itu, Dolar AS pun terdepresiasi 0,3 persen menjadi 79,46 yen. Euro masih tetap melemah terhadap Dolar AS untuk hari keempat.

Mata uang bersama 17 negara Eropa ini juga menyentuh titik terendah tiga minggu terhadap yen. Hal itu seiring dengan ketidakyakinan investor terhadap hasil pertemuan Uni Eropa, di Brussels, Belgia, selama dua hari ini untuk mengatasi krisis utang.

"Pertemuan tampaknya tidak akan berakhir dengan langkah maju yang fantastis," sebut Paul Robinson, Head of Foreign-Exchange Research di Barclays Plc yang berbasis di London, dalam conference call.

Selain itu, menurut Federal Labor Agency yang berbasis di Nuremberg, tingkat pengangguran di Jerman naik sebanyak 7.000 menjadi 2,88 juta orang. Padahal, ekonom dalam survei Bloomberg hanya menaksir kenaikan sebesar 3.000 orang. Hal ini lantas membuat UE menggelontorkan dana sebanyak 120 miliar euro, yang salah satu tujuannya untuk menciptakan lapangan kerja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau