JAKARTA, KOMPAS.com - Narapidana kelas II A narkotika Cipinang, Jakarta Timur, mengaku tak tahu calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun ini. Hal tersebut diungkapkan salah satu narapidana saat sosialisasi pilkada di lapas tersebut.
"Kita enggak tahu apa visi dan misi para calon gubernur itu. Saya di sini ngewakilin teman-teman di sini. Kita buta informasi," ujar Agung (35) di sela-sela sosialisasi pilkada yang diselenggarakan di halaman Lapas Cipinang, Jumat (29/6/2012).
Hal senada juga diutarakan oleh Beny (32), narapidana yang masuk tahun 2010. Beny hanya mengenal sosok Fauzi Bowo dan Hidayat Nur Wahid karena kedua tokoh tersebut pernah mengunjungi lapas tersebut. Ia berharap agar pihak lapas memberikan ruang kepada para tahanan untuk mengetahui visi dan misi pasangan cagub-cawagub. "Karena di sini enggak ada informasi, TV atau apa. Di kamar saya saja enggak ada listrik, jadi apa yang ada di luar enggak tahu. Pengin saja tahu visi dan misinya, kita kan juga milih," ujarnya.
Agung berharap, siapa pun yang menang dalam pertarungan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun ini mampu berimbas positif bagi seluruh warga Jakarta, termasuk orang-orang sepertinya. "Kita di sini cuma nganggur. Sejauh ini saya pengin kalau pemerintah ngasih lapangan kerja," ujarnya.
Sosilasisasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta tersebut diikuti oleh ratusan narapidana yang telah memiliki hak pilih dan berdomisili di Jakarta. Setelah dijelaskan secara lisan tahap-tahap pencoblosan, tiap warga binaan diarahkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan simulasi pencoblosan.
Berdasarkan pantauan, proses simulasi tersebut berjalan lancar. Tiap narapidana tampak dengan lancar mengikuti tahap-tahap, mulai dari pemanggilan pemilih, pemberian surat suara, pencoblosan, hingga memasukkan kertas suara ke kotak suara. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, Kepala Lapas Kelas II Cipinang Turman Hutapea, Ketua KPUD Jakarta Timur Chairil Anwar, serta Ketua Kelompok Kerja Sosialisasi Pemilukada Sumarno.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang