JAKARTA, KOMPAS.com- Hingga hari ini, Jumat (29/6/2012), belum ada organisasi masyarakat yang melapor ke Markas Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Padahal, bentrokan yang melibatkan dua ormas ini mengakibatkan seorang terluka dan kerusakan pada pos mereka.
Namun demikian, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan tetap menanganinya dengan membuat laporan model A, laporan sesuai temuan polisi.
"Dua ormas dan korban belum membuat laporan kepada kami. Kami sudah menyarankan kepada mereka," tutur Kepala Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Selatan Ajun komisaris Besar Hermawan.
Sampai saat ini, personel Polres Metro Jakarta Selatan masih bersiaga di wilayah Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Ciputat, dan Pamulang. Paling tidak, kata Hermawan ada 300 personel yang bersiaga di sana terdiri dari aparat Polres Metro Jaksel dan Polda Metro Jaya.
Sejak kekerasan pecah hari Selasa malam dan Rabu dini hari, polisi menyiagakan pasukan di empat wilayah itu. Polisi menyisir pos ormas itu, lalu menyita beberapa senjata tajam.
Bagian intelejen Polres Metro Jaksel, kata Hermawan, juga melakukan pendekatan ke sejumlah pimpinan Ormas. "Bagi kami, siapa pun yang melanggar hukum wajib diproses, tidak ada urusan dengan keanggotannya di ormas," tutur Hermawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang