ASSEN, Kompas.com - Peraih pole position di TT Assen, Casey Stoner, mengaku sangat terkejut bisa meraih hasil tersebut, Jumat (29/6/2012). Pasalnya, dia mengalami kesulitan sepanjang akhir pekan ini dengan penggunakan ban keras Bridgestone, dan sempat mengalami kecelakaan pada latihan bebas terakhir pada Jumat siang.
Stoner berhasil mengalahkan rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, saat sesi kualifikasi tersisa satu menit. Dengan catatan waktu 1 menit 33,713 detik, juara dunia 2007 dan 2011 tersebut menggeser Pedrosa dan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, yang melengkapi komposisi tiga pebalap di grid terdepan.
"Kemarin kami menghabiskan hampir sepanjang hari untuk memperbaiki getaran," ujar pebalap Australia tersebut. "Itu merupakan sesuatu yang kami sadar untuk diperbaiki sepanjang akhir pekan, dan tetap menjadi prioritas, dan tidak cukup mendapatkan rasa pada motor, terutama ketika temperatus meningkat.
"Pagi ini, kami bahkan tidak mendapatkan banyak lap ketika saya kecelakaan. Kami tidak mendapatkan banyak data sepanjang sesi pagi, karena hujan. Kami tahu, kami perlu memakai sesi sore ini untuk mendapatkan setiap data yang mungkin bisa diperoleh, sehingga kami bertahan dengan ban keras hingga akhir. Lagi, hujan membuat kami agak di belakang. Kami perlu lebih banyak waktu di trek. Kami berpikir untuk mengganti dengan yang lunak, dan melihat apa yang bisa dilakukan.
"Tentu saja sebuah lap yang mengejutkan kami seperti yang lainnya. Kami tidak menyadari, kami memiliki kecepatan yang sangat tinggi."
Dengan hasil ini, Stoner menguak asa untuk meraih kemenangan lagi. Sejak GP Portugal bulan Mei lalu, mantan pebalap Ducati ini tak pernah menang lagi, sehingga dia kini terpaut 25 poin dari Lorenzo, yang memimpin klasemen sementara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang