Solo batik carnival 2012

Akhir Pekan Ini, Lihat Karnaval Batik di Solo

Kompas.com - 29/06/2012, 22:51 WIB

SOLO, KOMPAS.com – Akhir pekan ini, sempatkan diri Anda untuk mampir ke kota Solo. Sebab, sebuah karnaval akan memeriahkan Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah.

Ya, Solo Batik Carnival akan berlangsung pada Sabtu (30/6/2012). Tahun ini, Solo Batik Carnival sudah masuk kali kelima dengan tema Metamorfosa.

“Tema ini maksudnya menggambarkan perjalanan kain batik yang berangkat mulai dari benang, pewarnaan, sampai menjadi kain batik. Ini tergambar dari karya-karya peserta karnival. Ada yang pakai batik masih digambar malam, ada yang sudah benar-benar jadi,” tutur Kabid Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Budi Sartono di Solo, Jumat (29/6/2012).

Budi mengungkapkan acara karnival sendiri akan dimulai pada pukul 19.00 WIB bertempat di Stadion Sriwedari. Iring-iringan kirab kemudian berjalan melewati Jalan Slamet Riyadi menuju Balai Kota Surakarta.

Jika tertarik melihat tarian partisipan Solo Batik Carnival di Stadion Sriwedari, pengunjung dapat membeli tiket masuk mulai dari Rp 25.000, Rp 75.000, dan Rp 200.000. Namun, Anda bebas menonton tanpa membayar tiket di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

“Tiket untuk menonton di stadion bisa dibeli langsung di venue (Stadion Sriwedari). Kalau yang Rp 200.000 sudah termasuk dinner (makan malam), suvenir, dan kaus. Kalau Rp 75.000 dapat kaus, Rp 25.000 hanya nonton saja,” jelasnya.

Ia menambahkan perbedaan antara menonton di stadion dengan di jalan hanya berbeda di kenyamanan saja. Di stadion, lanjutnya, semua peserta akan berkumpul untuk menampilkan sebuah pertunjukan tari.

“Di jalan juga sama, tapi sifatnya karnival. Di stadion, mereka tampil selama satu jam,” ungkap Budi.

Mengenai animo wisatawan yang datang ke Solo untuk melihat Solo Batik Carnival, Budi mengaku hotel-hotel di Solo banyak yang sudah penuh.

“Bisa cek, hotel-hotel penuh. Sebagian besar yang datang untuk melilhat karnaval,” jelasnya.

Walaupun Budi mengakui penjualan tiket untuk penampilan di stadion belum maksimal. Ia memperkirakan tiket baru terjual sekitar 50 persen.

“Tapi itu bukan tujuan kami utama. Penampilan di stadion itu untuk orang yang mau menonton secara nyaman saja,” kata Budi.

Akses dan Akomodasi

Perjalanan menuju Solo sangat mudah, yaitu bisa melalui jalur udara dengan adanya Bandara Adi Sumarmo. Atau, di kawasan Pulau Jawa, perjalanan bisa ditempuh jalur darat via bus antar provinsi maupun kereta melalui Stasiun Solo Balapan.

Maskapai penerbangan yang menyediakan rute menuju Solo antara lain Garuda, Sriwijaya, Lion Air, Batavia Air, Air Asia (Kuala Lumpur-Solo), dan Silk Air (Singapura-Solo). Penerbangan tersedia setiap hari.

Sementara untuk penginapan, agar memudahkan untuk melihat Solo Batik Carnival, wisatawan bisa pilih penginapan di seputar Jalan Slamet Riyadi. Di jalan tersebut tersedia penginapan mulai dari kelas melati hingga berbintang.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau