Ditelepon Polisi Gadungan, Rp 10 Juta Melayang

Kompas.com - 29/06/2012, 23:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ukim Kurdi, warga Jalan Nangka RT 002 / RW 005 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi korban penipuan seorang polisi gadungan, Jumat (29/6/2012) dini hari. Akibatnya, ia harus menderita kerugian lebih dari Rp 10 juta.

Penipuan itu terjadi sekitar pukul 01.23 WIB. Saat itu, Ukim mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Ajun Inspektur Dua Aditya, anggota Polda Metro Jaya. Kepada Ukim, pelaku menyatakan bahwa aparat telah menangkap tangan anak Ukim bernama Hirosi Sutomo bersama barang bukti narkoba. Pelaku kemudian meminta uang tebusan pembebasan Hirosi sebesar Rp 10 juta kepada korban. Uang tersebut diminta untuk ditransfer ke nomor rekening Bank BRI.

Merasa anaknya dalam situasi darurat dan butuh pertolongan, Ukim tidak berpikir panjang dan meluluskan permintaan tersebut. Ia langsung bergegas ke ATM BCA di Blok A, Cipete 1, Kebayoran Baru, dan mentransfer uang ke rekening tujuan sesuai nilai yang dituntut.

Seakan belum puas melancarkan aksinya, pelaku masih meminta tambahan setoran berupa pulsa telepon senilai Rp 300.000. Permintaan kedua pun dipenuhi korban dengan mengirim pulsa ke nomor yang disebutkan pelaku.

"Jadi dia dihubungi oleh pelaku dengan nomor 085763473419 dan mengaku Aipda Aditya dari Polda Metro. Dia bilang bahwa anaknya telah tertangkap membawa narkorba dan pelaku minta uang tebusan dan pulsa," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Komisaris Aswin, Jumat (29/6/2012).

Ukim baru berupaya mengecek keberadaan anaknya setelah memenuhi permintaan pelaku. Ia pun langsung sadar telah menjadi korban penipuan setelah anaknya memastikan sedang berada di lokasi shooting di Pangkalan Jati. Korban lantas melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polres Metro Jaksel. Kasus ini sendiri masih dalam proses penyidikan kepolisian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau