Jakarta 1

Hidayat : Tak Ada Lagi Wagub Laporkan Gubernurnya

Kompas.com - 01/07/2012, 12:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid melakukan kampanye di depan ribuan pendukungnya. Ia menyindir keretakan hubungan antara Gubernur DKI, Fauzi Bowo dan wakilnya, Prijanto. Ia memastikan, kondisi ketidakharmonisan itu tidak akan terjadi dalam kepemimpinannya.

"Nggak boleh ada cerita lagi wagub laporin gubernurnya ke KPK," ujar Hidayat dalam kampanye terbuka di Soemantri Bojonegoro, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (1/7/2012).

Pria yang pernah menjadi Ketua MPR RI tersebut mengatakan, dia dan Didik tetap mengutamakan kesolidan dalam kerja kepemimpinannya. Ia memberikan contoh, ketika menjadi Ketua MPR RI 2004-2009, dia mendapat penghargaan atas solidnya manajemen dengan jajarannya.

"Saya pernah jadi Ketua MPR. Pas saya pimpin, alhamdulilah kami dapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK bersama lembaga lainnya," kata Hidayat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hubungan Fauzi Bowo dan Prijanto retak sejak tahun kedua masa kepemimpinan mereka. Keretakan hubungan ini berujung pada pengajuan pengunduran diri Prijanto sebagai Wagub DKI Jakarta pada 24 Desember 2011. Namun, pengunduran diri tersebut ditolak oleh DPRD DKI Jakarta, mengingat masa baktinya menyisakan waktu kurang dari setahun.

Turut hadir dalam kampanye tersebut, Presiden PKS Lutfi Hasan, Anggota DPD DKI Jakarta AM Fatwa, Ketua Tim Kampanye Triwisaksana. Acara tersebut selesai pukul 11.00 WIB. Akibat meluapnya masa kampanye, arus lalu lintas di Jalan Rasuna Said di kedua arah tampak tersendat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau