Bondan Prakoso & Fade2Black: Lirik Itu Doa

Kompas.com - 02/07/2012, 11:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Lirik itu doa. Itu sebutan Bondan Prakoso & Fade2Black bagi lagu-lagu yang mereka lantunkan. Maksudnya, dengan menyanyikan syair lagu yang isinya mengedukasi, mereka juga mendoakan pendengarnya. Jangan heran jika lagu mereka memberi motivasi dan semangat.

"Tak mungkin kami menyanyi lagu bertema perselingkuhan. Khawatir itu kembali kepada kami," tutur Ardaninggar, yang akrab dipanggil Santoz.

Grup gabungan musisi dan penyanyi Bondan Prakoso dengan tiga rapper, yakni Tito Budi Dwinanto (Titz), Danial Rajab Fahreza (Lezzano), dan Ardaninggar tersebut, pekan lalu, meluncurkan album keempat berjudul Respect & Unity for All.

Bondan dan kawan-kawan mengawali acara dengan bermain futsal. Lalu, mereka menyerahkan sumbangan dari Rezpector (fans Bondan & Fade2Black) se-Indonesia sebesar Rp 6 juta untuk Drs Suyadi alias Pak Raden, pencipta tokoh boneka Si Unyil. Setelah itu, mereka menyanyi. "Ini pertunjukan khusus bagi para Rezpector yang diundang ke acara sore ini," ujar Bondan.

Album baru mereka berisi 10 lagu, berlirik ajakan untuk menghargai pihak lain. Musiknya lebih nge-beat. "Ajakan untuk saling respek, maksud kami, ya di mana pun dan apa pun situasinya. Jangan hanya karena sedikit provokasi lalu berantem," kata Bondan mencontohkan. (TRI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau