Markas Pelaku Ranmor di Cawang Berkedok Koperasi

Kompas.com - 03/07/2012, 06:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Subdirektorat Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek markas penampungan mobil curian di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Senin (2/7/2012) malam. Agar tidak mencurigakan, markas para komplotan ini menggunakan sebuah ruko yang bertuliskan usaha koperasi.

Demikian diungkapkan Kepala Subdit Ranmor Polda Metro Jaya Komisaris Arie Ardian, Senin (2/7/2012). "Setelah mengambil mobil, mereka bawa ke tempat itu. Dari tempat itu tulisannya berunit usaha koperasi," ucap Arie. 

Namun, Arie mengatakan, polisi masih mendalami apakah kegiatan koperasi itu terkait dengan aksi kejahatan atau tidak.

Lebih dari 6 orang diamankan dari lokasi itu. Namun, baru dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. "Kami tidak tahu apakah terkait kegiatan koperasi itu dengan kejahatan yang dilakukan. Sekarang semuanya masih diperiksa di Polda," tutur Arie.

Dari lokasi penggerebekan, polisi juga mengambil beberapa kendaraan, termasuk mobil derek yang diduga digunakan pelaku dalam melancarkan aksi.

Hasil pemeriksaan sementara, para pelaku melancarkan aksinya dengan cara memepet mobil korban. Para pelaku kemudian memberitahukan bahwa ada yang rusak di mobil korban.

Saat korban menepikan mobilnya, para pelaku kemudian juga menghentikan mobilnya dan bertindak seolah-olah akan membantu. Tetapi, nyatanya, pelaku justru dengan sengaja memutus tali kopling sehingga mobil tidak bergerak.

Pada saat korban pasrah dengan kondisi mobilnya yang rusak, pelaku langsung membawa kabur mobil itu. Semua mobil curian itu diduga dibawa ke markas di Cawang. Setelah digerebek, tempat itu langsung dipasang batas polisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau