AMBON, KOMPAS.com — Dalam dua hari terakhir, Selasa (3/7/2012) dan Rabu, dua perahu bermotor tenggelam di perairan Buru Selatan, Pulau Buru, Maluku. Kecelakaan laut itu menyebabkan tiga orang tewas dan tiga lagi belum ditemukan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Maluku Kifli Wakano, Rabu, perahu bermotor yang tenggelam pada Selasa hendak berlayar dari Namrole, ibu kota Buru Selatan, ke Leksula, Buru Selatan. Di tengah perjalanan, perahu berpenumpang delapan orang itu tenggelam. Dari penumpang yang ada, dua orang ditemukan meninggal, sedangkan enam penumpang lainnya ditemukan selamat.
Sementara kecelakaan laut pada Rabu menimpa perahu bermotor yang berlayar dari Mepa, Buru Selatan, ke Leksula. Di dalam perahu tersebut ada 21 orang. Dari jumlah penumpang itu, 17 orang di temukan selamat, 1 orang ditemukan sudah tak bernyawa, dan 3 penumpang lainnya masih dicari.
"Kuat kemungkinan penyebab perahu tenggelam adalah cuaca ekstrem. Tinggi gelombang laut di perairan Buru Selatan menurut prakiraan BMKG bisa mencapai 5 meter," tutur Kifli.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang