Para Santri Nikmati Lagu Anang-Ashanty

Kompas.com - 05/07/2012, 06:53 WIB

JEMBER, KOMPAS.com — Rangkaian acara hari pertama kedatangan Anang Hermansyah dan Ashanty di Jember diakhiri dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Riyadlush Sholihin Al Amin, Rabu (4/7/2012). Ponpes yang berada di Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, ini dulu menjadi tempat Anang kecil nyantri.

Kedatangannya kali ini untuk merayakan Isra Mi'raj dan hari ulang tahun ke-23 pondok pesantren. Mereka sekaligus sowan ke Kiai Mahmud Nahrowi, pengasuh ponpes, yang sudah dianggap sebagai bapak angkat dan guru spiritual Anang.

"Sebagai orangtua, saya berharap Anang dan Ashanty akan baik-baik saja pernikahannya, pokoknya tidak ada masalah," ujar Mahmud Nahrowi. Ini merupakan kunjungan Anang dan Ashanty ke empat kalinya ke pondok pesantren tersebut.

Dalam kesempatan ini, Anang tampil di atas panggung bersama Ashanty. Mereka membawakan lagu "Suasana di Kota Santri", "Bang Toyib" milik Wali, "Jodohku", dan "Sumpah Mati".

"Doakan ya Ngunduh Mantu pada 6 Juli nanti berjalan lancar," teriak Anang di atas panggung.

Puncak acara Ngunduh Mantu ini akan berlangsung di kantor Bupati Jember dan Pendapa Kabupaten Wahyawhibawa Graha.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau