Gigi Seri Anak Tumbuh Lebih Cepat, Perlukah Khawatir?

Kompas.com - 05/07/2012, 09:27 WIB

TANYA :  

Dear dokter Citra. Saya mempunyai anak perempuan berumur 4 tahun 11 bulan. Sekarang, 1 gigi tetapnya (gigi seri) bagian depan atas sudah tumbuh. Padahal gigi bungsunya belum tanggal, jadi gigi bungsunya dicabut oleh dokter gigi.  Saya khawatir apakah  itu dapat mempengaruhi struktur giginya, karena sudah tumbuh di usia yang sangat muda apalagi sebagian besar gigi bungsunya gigis (keropos). Hanya gigi geraham atas, gigi taring atas dan dua gigi seri bawah yang utuh. Oleh dokter gigi, anak saya disarankan untuk kumur yang keras dan sikat gigi teratur. Apakah perlu saya langsung ke dokter gigi bila ada giginya yang tumbuh sedangkan gigi bungsunya belum tanggal? Terima kasih atas jawaban dan perhatiannya. 

(Novianti, 35, Malang)

 

JAWAB :

Hai Mbak Novi yang baik,

Sebelumnya kita perbaiki dulu istilah yang dipakai, mungkin maksud anda gigi bungsu itu adalah gigi susu atau gigi sulung ya?

Dalam dunia kedokteran gigi, ada yang dikenal dengan istilah order of eruption, yaitu urutan tumbuhnya gigi-geligi ke atas permukaan gusi, baik gigi susu maupun gigi tetap. Standar waktu erupsi yang digunakan adalah berdasarkan data statistik dari berbagai penelitian yang telah dilakukan di dunia. Oleh karena itu, ada sebagian kecil kasus yang mengalami erupsi gigi susu dan gigi tetapnya terlalu cepat atau terlambat. Hal ini normal, selama tidak jauh menyimpang dari waktu erupsi rata-rata yang ada.

Pada kasus anak anda, yang gigi seri tetap pertama atasnya terlalu cepat tumbuh keluar ke atas permukaan gusi (erupsi) mungkin saja terjadi. Hal ini sebenarnya normal, karena masih tidak terlalu jauh dari rentang waktu erupsi seharusnya. Sebenarnya untuk gigi seri tetap pertama rahang atas (gigi insisivus 1 atas) erupsi pada waktu usia 7-8 tahun. Namun, penyebab terjadinya pertumbuhan gigi susu atau gigi tetap yang terlalu cepat erupsi belum diketahui dengan pasti. Apakah faktor lokal atau sistemik dari tubuh? Masih terus dilakukan penelitan oleh Dokter Gigi di seluruh dunia.

Sebagi informasi tambahan, berikut saya jelaskan urutan waktu erupsi untuk gigi susu dan gigi tetap.

 

Gigi Susu

Seri pertama

Seri kedua

Taring

Geraham besar pertama

Geraham besar  Kedua

Rahang Atas

7,5 bulan

8-9 bulan

16-20 bulan

14-18 bulan

24-30 bulan

Rahang Bawah

6,5 bulan

7 bulan

16-20 bulan

12-16 bulan

1¾-2½ tahun

 

Gigi Tetap

Seri pertama

Seri kedua

Taring

Geraham kecil pertama

Geraham kecil kedua

Geraham besar pertama

Geraham besar Kedua

Geraham besar Ketiga

Rahang Atas

7-8 tahun

8-9 tahun

11-12 tahun

10-11 tahun

10-12 tahun

6-7 tahun

12-13 tahun

17-21 tahun

Rahang Bawah

6-7 tahun

7-8 tahun

9-10 tahun

10-12 tahun

11-12 tahun

6-7 tahun

11-13 tahun

17-20 tahun

 

Kemudian untuk masalah gigi tetap yang sudah muncul, namun gigi susunya masih ada, memang perlu dilakukan pencabutan untuk gigi susunya. Hal ini akan mempengaruhi lengkung gigi anak anda di periode gigi tetapnya. Jika gigi susunya tidak dicabut, justru akan menyebabkan susunan gigi anak anda berjejal (bertumpuk).

Jadi, semua tindakan yang telah dilakukan dan saran yang telah diberikan Dokter Gigi anda memang sudah tepat.

Saya hanya ingin menambahkan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak anda, yaitu

1.      Melakukan pembersihan mekanis pada gigi, yaitu melakukan sikat gigi dan anda dapat mengajarkan anak anda menggunakan benang gigi (dental floss). Anda dapat melakukan sikat gigi bersama anak, sehingga anak akan mencontoh perilaku orang tuanya. Jelaskan pula perlunya benang gigi untuk permukaan sela-sela gigi yang tidak bisa terjangkau oleh sikat gigi.

2.      Menjaga pola menu makanan harian anak dan kebiasaan makan anak.

-          Berikan penjelasan kepada anak akan pentingnya menghindari makanan yang mengadung gula dan minuman diantara makan utama, serta perbanyak konsumsi buah dan sayuran.

-          Anda dapat menyediakan berbagai ragam makanan, jangan monoton, namun tetap bergizi dan sehat.

-          Pilih makanan yang memerlukan pengunyahan, dan jangan memilih makanan yang lembek dan melekat.

-          Ciptakan suasana makan jadi gembira dan menyenangkan.

3.      Melakukan aplikasi Fluor di Dokter Gigi langganan anda, bisa dilakukan melalui cara pemolesan atau berkumur. Dilakukan 1-2 kali setahun.

4.      Melakukan penutupan pit dan fisur pada gigi anak (pit and fissure sealants) di Dokter Gigi.

 

Demikian Mbak Novi, semoga saran dan informasi saya dapat berguna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau