FBR Gelar Rowahan Akbar di Tugu Proklamasi

Kompas.com - 05/07/2012, 23:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikitnya 10.000 anggota Forum Betawi Rempug (FBR) mengikuti acara Rowahan Akbar  di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (5/7/2012).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai ulama serta puluhan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jabodetabek dan Ketua Badan Musyawarah Betawi yang juga calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Nachrowi Ramli.

"Selain menggelar doa bersama untuk para leluhur bangsa, kami juga mendoakan untuk kelancaran Pemilukada DKI Jakarta yang sebentar lagi diselenggarakan," ujar Ketua FBR, Imam Luthfie Hakim, saat ditemui wartawan, di lokasi acara.

Dia membantah tudingan yang menyebut acara ini sebuah kampanye. "Kami hanya melakukan rowahan akbar menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, mendekatkan diri kepada Allah dan doa itu dipanjatkan atas jasa besar para leluhur pendahulu kita terhadap bangsa ini. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mendoakan para leluhurnya," katanya.

Adapun, Nara sapaan akrab Nachrowi Ramli, sebagai Ketua Bamus Betawi, sangat mengapresiasi FBR atas penyelenggaraan Rowahan Akbar ini. "Rowahan Akbar ini bertujuan untuk mengirimkan doa kepada para leluhur bangsa, seperti Bung Karno, Pak Harto, dan Gus Dur, semoga jiwa kebangsaan mereka akan turun kepada kami yang muda dan semoga ke depannya Indonesia lebih jaya lagi," ujar Nara .

Ia juga membantah kalau kunjungannya ke Rowahan Akbar ini sebagai bentuk kampanye. Seperti yang diketahui, Nara adalah calon wakil gubernur pasangan dari Fauzi Bowo.

"Ini bukan kampanye, saya ke sini karena selain diundang, juga sebagai penyelenggara. Pesan saya untuk FBR sebagai calon pemimpin masa depan, sekali lagi jangan melupakan sejarah. Kita ada karena ada mereka, nilai luhur dijaga agar menjadi teladan bagi generasi muda saat ini," pungkas Nara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau