Kontroversi ruu pendidikan tinggi

RUU PT Dinilai Tak Bawa Dampak Positif untuk Pendidikan

Kompas.com - 06/07/2012, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Materi dalam Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) dinilai tidak akan memberikan dampak apa pun pada perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Hal itu disampaikan sejumlah elemen yang tergabung dalam Komisi Nasional Pendidikan, Jumat (6/7/2012), di Kantor LBH Jakarta.

Salah seorang anggota Komnas Pendidikan, Alghiffari Aqsa mengatakan, RUU Pendidikan Tinggi akan menimbulkan privatisasi, liberalisasi, dan komersialisasi di perguruan tinggi.

"Dilihat dari manapun, RUU PT tidak akan memberikan dampak positif pada pendidikan tinggi. Justru sebaliknya, mengancam karena penyelenggaraannya tidak pro kepada rakyat," kata Alghif. 

Menurutnya, jika ingin menciptakan iklim ilmiah di perguruan tinggi yang ditujukan untuk menyelesaikan segala permasalahan bangsa, pemerintah sejatinya dapat menggelar musyawarah nasional yang melibatkan seluruh stake holder. Khususnya mereka yang memiliki kepentingan dalam pendidikan tinggi.

Hasil dari musyawarah itu, kata Alghif, dapat dijadikan rekomendasi untuk merevisi UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) sebagai garis besar haluan pendidikan nasional secara keseluruhan.

"Adakan musyawarah nasional dan hasilnya untuk merevisi UU Sisdiknas. Bukan dengan melahirkan RUU PT, karena tidak akan memberikan kontribusi apapun," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Paguyuban Pekerja Universitas Indonesia (UI), Muhammad Bijiyanto menyatakan hal serupa. Menurutnya, mengkritisi RUU PT hanya akan membuang waktu dan energi. Pasalnya, RUU tersebut dianggapnya tidak memiliki peran apapun dalam pembangunan pendidikan tinggi dan hanya menciptakan oligarki di masing-masing perguruan tinggi.

"Percuma dikritisi, karena menolak adalah mandat. RUU itu diciptakan oleh para birokrat keilmuan di kampus-kampus untuk mengatur semua yang di luar mereka. Membuat aturan yang sesuai dengan kemauannya," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau