Tips Menyusui Bayi Pasca Melahirkan Caesar

Kompas.com - 06/07/2012, 13:52 WIB

KOMPAS.com - Sebagian besar ibu yang melahirkan caesar tidak perlu merasa cemas atau khawatir untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hati mereka. Bisa atau tidaknya seorang ibu memberikan ASI tidak ditentukan oleh metode persalinan melainkan kondisi si bayi dan ibu pasca melahirkan.

Berikut adalah beberapa tips untuk Anda para ibu yang berkeinginan memberikan ASI setelah menjalani operasi caesar:

1. Jangan Hindari Obat

Setelah menjalani operasi caesar, Anda mungkin masih membutuhkan obat-obatan untuk menghilangkan nyeri. Tapi jangan khawatir, obat-obatan itu umumnya tidak akan banyak memengaruhi buah hati Anda. Konsultasikan kepada dokter, untuk memastikan bahwa obat yang Anda peroleh sudah tepat dosisnya. Masalah justru akan datang ketika Anda berusaha menghindari obat-obatan tersebut. Rasa sakit yang tak tertahankan mungkin malah akan menyebabkan ketidakteraturan pemberikan ASI. Bicarakan dengan dokter atau perawat tentang bagaimana cara menyapih yang benar disaat harus mengambil obat-obatan.

2. Menyusui dini

Setiap bayi baru lahir sudah seharusnya mendapatkan hak untuk memperoleh ASI. Perlu sebuah kesepakatan dan kerjasama yang saling mendukung antara si ibu dan petugas medis dengan melaksanakan IMD (Inisiasi Menyusi Dini). IMD akan memberi kesempatan kepada Anda dan bayi untuk melakukan kontak fisik dan perlekatan dari kulit ke kulit dengan cara bayi diletakkan di dada ibunya. Proses IMD ini akan membentuk suatu keterikatan psikologis yang kuat. Proses ini harus dilakukan dalam waktu satu jam pertama setelah lahir. Satu hal yang menyenangkan adalah bahwa jika Anda melakukannya, Anda cenderung tidak merasakan sakit akibat sayatan.

3. Dapatkan dukungan

Setiap rumah sakit seharusnya memiliki kader laktasi atau biasa disebut konsultan laktasi. Mereka bertugas untuk membantu para Ibu agar dapat menyukseskan pemberian ASI. Para konsultan laktasi ini akan memberitahu Anda bagaimana cara menyusui, sekalipun Anda tidak menemui masalah.

4. Cari posisi yang baik saat menyusui

    
Menemukan posisi yang baik untuk menyusui sangat penting paca melahirkan caesar. Pastikan tubuh bayi dekat dengan Anda. Untuk melindungi luka bekas operasi Anda bisa menggunakan bantal sebagai alasnya. Letakan bayi disamping atau di bawah ketiak Anda. Pasca operasi caesar, penting bagi bayi untuk menerima kolostrum dan mulai belajar untuk menyusui. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah pembengkakan payudara dan menjaga pasokan ASI tetap terjaga.

5. Selalu dekat dengan bayi
    
Rumah sakit biasanya akan menyediakan ruang rawat gabung bagi ibu dan bayi pasca melahirkan. Rawat gabung akan mempermudah Anda untuk mendapatkan sesuatu yang Anda butuhkan. Misalnya, mempersingkat waktu untuk menenangkan bayi ketika lapar.  Jika karena alasan tertentu Anda dan bayi harus dipisahkan, mintalah kepada perawat untuk memompa ASI dan ulangi setiap 3-4 jam sampai Anda dan bayi bertemu kembali.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau