NUNUKAN, KOMPAS.com - Puluhan ekor ayam di Jalan Bhayangkara Gang Flamboyan, RT 04, Kelurahan Nunukan Tengah, Nunukan, Kalimantan Timur, tiba-tiba mati mendadak. Diduga ayam tersebut mati karena terserang avian influenza (A1) yang dapat menjadi flu burung jika menular pada manusia.
Dokter hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Nunukan (Dispertanak) Nunukan, Rais mengatakan, dari gajala yang ditemui pada ayam yang mati tersebut, diduga ayam-ayam itu telah terserang A1. Namun untuk memastikannya, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.
Sepintas ayam yang terjangkit A1 memang memiliki gejala mirip dengan totelo. Namun menurutnya, tetelo hanya menyerang alat pernafasan, susunan dan jaringan syaraf serta alat-alat reroduksi.
“Diduga A1, karena itu kan pada ayam. Kalau flu burung sudah pada manusia. Untuk mengatakan 100 persen A1, itu kita menunggu lab. Alat yang kita gunakan baru indikasi awal. Positifnya tergantung hasil laboratorium,” ujarnya.
Terkait dugaan penyebaran A1 dimaksud, pihaknya meminta supaya masyarakat di sekitar lingkungan itu agar mengandangkan ayamnya. Ayam-ayam ini diharapkan tidak berkeliaran di lingkungan masyarakat sambil menunggu hasil laboratorium dari Dispertanak Nunukan.
Untuk sementara ini, langkah yang dilakukan Dispertanak Nunukan dengan melakukan penyemprotan pada kandang ayam tersebut. Selain itu memberikan vaksin A1 kepada ayam agar tidak menularkan kepada manusia.
Rais mengimbau warga tidak panik dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Dispertanak Nunukan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang