Atribut Cagub-Cawagub Masih Terpampang

Kompas.com - 08/07/2012, 17:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki masa tenang kampanye pemilihan kepala daerah DKI Jakarta selama 8-10 Juli 2012, sejumlah atribut kampanye mulai dari spanduk, baliho, hingga poster dan stiker mulai dicopot oleh para tim sukses dan Satpol PP. Namun, di beberapa jalan masih tampak atribut-atribut kampanye yang terpampang di ruang publik.

Di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, misalnya, sebuah spanduk sepanjang 6 meter tampak membentang tepat di atas jembatan busway di depan gedung HERO. Spanduk itu dengan dominasi warna merah itu bertuliskan "Jadilah Pemimpin Baru. Jokowi-Ahok 3". Selain itu, di spanduk juga dipampangkan wajah calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama serta Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri.

Di sekitar dinding jembatan itu juga masih tampak tertempel stiker dari pasangan kandidat Hendardji Soepandji-Riza Patria dan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini. Di bagian bawah jembatan, tepatnya di trotoar para pejalan kaki, poster dan stiker Hidayat-Didik tampak mendominasi sepanjang tiang pancang jembatan yang berdiri di areal trotoar.

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta sebelumnya menyatakan bahwa masa tenang Pilkada DKI Jakarta berlaku selama 8-10 Juli 2012. Setiap kandidat dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apa pun termasuk media-media outdoor.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com mulai Minggu (8/7/2012) dini hari tadi, sejumlah petugas Satpol PP tampak sudah melakukan penertiban di kawasan Rancho Indah, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Atribut-atribut yang ditertibkan meliputi spanduk dan baliho. Namun, stiker dan poster tampak masih belum dicopot petugas Satpol PP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau