Foke-Nara Beraktivitas Seperti Biasa di Masa Tenang

Kompas.com - 09/07/2012, 10:13 WIB

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, berkegiatan seperti biasa di masa tenang pemilu kada 8-10 Juli 2012. Fauzi Bowo tetap melakukan tugas Gubernur Jakarta pada hari-hari menjelang pemungutan suara.

"Foke beraktivitas sebagai gubernur dan ini bukan kampanye. Sedangkan Bang Nara hanya aktivitas internal," kata Kepala Media Center Foke-Nara, Kahfi Siregar, Minggu (8/7/2012).

Pagi tadi, Fauzi Bowo sholat subuh berjamaah di Mesjid Miftahul Falah, Menteng, Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, Foke bersilaturahmi dengan warga RW 01 dan 08 Kelurahan Menteng.  Silaturahmi dan sholat subuh berjamaah merupakan kegiatan rutin gubernur," imbuhnya.

Pasangan Foke-Nara dibantu 30 ribuan satgas antipolitik uang (SAPU) untuk mengawasi praktek politik uang menjelang pemilu kada 11 Juli. Kemarin (7/7/2012), Nachrowi Ramli hadir pada deklarasi SAPU di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Satgas terdiri atas massa pendukung yang berasal dari 14 partai politik dan organisasi massa pendukung pasangan calon gubernur nomor 1.

Ongen Sangaji, Ketua SAPU, mengatakan Satgas  mengawasi pelaksanaan pemilu kada dari tingkat TPS sampai tingkat Provinsi." Saya akan pimpin langsung Satgas untuk membersihkan Jakarta dari money politic, " tegasnya.

Satgas akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap siapa saja yang melakukan praktek politik uang. Dalam apel ini masyarakat juga diajak agar tetep mewaspadai politik uang dan siap melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Dewan Pembina Satgas, Nachrowi Ramli, mengatakan reformasi telah menjadi napas demokrasi yang mengalir dalam darah masyarakat Indonesia. Maka, dukungan penuh diberikan untuk menciptakan demokrasi yang unggul di Indonesia. "Dimulai dari Tugu Proklamasi, tempat bersejarah ini, Fauzi dan saya ingin menciptakan sejarah bahwa ke depan demokrasi di Indonesia tidak boleh diwarnai politik uang," imbuhnya.

Foke-Nara, dia melanjutkan, ingin memenangi pemilu sesuai aturan. "Kami ingin menang pertandingan ini dengan bermartabat," katanya. (MFN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau