JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Ceko Václav Klaus sepakat meningkatkan kerja sama di bidang energi, perdagangan, investasi, dan ekonomi hijau, serta pertahanan. Hal ini disepakati seusai kedua pemimpin negara melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/7/2012).
"Selama ini, hubungan antara Indonesia dan Ceko berlangsung baik. Kerja sama ekonomi antara Indonesia-Ceko telah meningkat secara signifikan," kata Presiden kepada para wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Terkait kerja sama di bidang pertahanan, Presiden Klaus mengatakan, Ceko tengah terus mengembangkan sektor tersebut. Teknologi yang tengah dikembangkan, antara lain, sistem pengintaian atau survailance system, radar, kendaraan tempur, dan lainnya.
Terkait potensi Indonesia, Presiden Klaus menyatakan, Indonesia adalah negara dengan sistem manufaktur yang bagus. Presiden Klaus, yang didampingi para pebisnis, tertarik untuk mengeksplorasi kerja sama di bidang manufaktur. Selain berbicara hubungan bilateral, kedua pemimpin negara tersebut juga mengaku membahas soal situasi perekonomian dunia, lingkungan, dan lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang