Menkokesra: Infrastruktur Sail Morotai Siap Bulan Depan

Kompas.com - 09/07/2012, 23:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono optimistis jika kesiapan infrastruktur untuk menunjang pelaksanaan Sail Morotai bisa rampung akhir Agustus depan. Dengan rampungnya infrastruktur tersebut dapat dijamin bahwa Sail Morotai tidak akan mengalami penundaan.

"Saya beberapa hari lalu sudah ke sana (Morotai) dengan Menhub dan Staf PU. Saya optimistis bahwa infratruktur dapat selesai akhir Agustus depan," ujar Agung Laksono, Menkokesra di Jakarta, Senin (9/7/2012).

Agung juga turut menambahkan bahwa infrastruktur pendukung Sail Morotai berupa penginapan sudah disediakan sebanyak 400 penginapan. Dirinya mengungkapkan bahwa jika dulu masyarakat sekitar menolak keberadaan penginapan, begitu melihat penginapan di desa tetangga dibangun maka masyarakat di desa yang dulunya menolak menjadi tertarik untuk dibangunkan juga penginapan di desanya.

"Dulu masyarakat menolak untuk dibuatkan penginapan di desanya tapi setelah melihat desa tetangga dibuatkan tempat penginapan, mereka berebut," tambahnya.

Agung turut pula mengungkapkan bahwa pihak panitia Sail Morotai telah sediakan sebanyak 2 kapal terapung dari Angkatan Laut Wilayah Timur dan Pelni. Selain itu juga disediakan sejumlah tenda karena Hotel Berstandar Bintang hanya ada di Manado dan Ternate. Dari hotel berbintang tersebut untuk mencapai Morotai harus menggunakan pesawat terbang yang menempuh satu jam perjalanan.

Sebelumnya Kabupaten Pulau Morotai dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan kelautan bertaraf internasional, karena daerah itu memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor kelautan dan pariwisata. Presiden meminta menteri terkait melaksanakan sail di daerah yang berada di ujung tombak perbatasan Indonesia, seperti Kepulauan Morotai yang berhadapan langsung dengan Filipina.

Rencananya Sail Morotai akan digelar pada 8 September 2012 dengan agenda acara puncak parade kapal perahu dari beberapa negara peserta sail. Pagelaran Sail dilakukan setiap tahun, sebelumnya Sail Bunaken pada 2009, Sail Banda (2010), Sail Wakatobi (2011) dan Sail Morotai (2012), serta rencananya Sail Komodo pada 2013.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau