Suryadharma Tak Tahu "Bagi-bagi" Al Quran di DPR

Kompas.com - 10/07/2012, 13:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Suryadharma Ali mengaku tidak tahu-menahu adanya pendistribusian Al Quran melalui anggota-anggota Komisi VIII DPR. Padahal, sebelumnya, sejumlah anggota Komisi VIII DPR mengaku mendapatkan jatah 500 buah Al Quran untuk didistribusikan. Mereka yang mengaku mendapat "jatah" itu adalah Ali Maschan Moesa dan Inggrid Kansil.

Menurut Suryadharma, pihaknya tengah melakukan investigasi internal dan menyelisik hal tersebut.

"Apa benar ada permintaan dari Kementerian Agama kepada DPR agar anggota Komisi VIII DPR RI mendistibusikan Al Quran itu, saya belum bisa jawab itu permintaan siapa. Coba tanya saja sama Dewannya," ujarnya, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Ia mengatakan, hasil investigasi itu akan diketahui dalam waktu lima hari ke depan. Namun, apa pun hasil investigasinya, menurut Suryadharma, perlu ditelusuri lebih lanjut.

"Kami sedang mempertimbangkan kalau hasil investigasi itu sudah ada, mau diapakan? Apakah dilaporkan ke publik, atau menjadi referensi internal Kemenag, atau disampaikan ke KPK," kata Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan ini.

Ia menekankan, kewenangan Kemenag melakukan investigasi sangat terbatas sehingga sangat berbeda dengan KPK, kepolisian, dan kejaksaan. Suryadharma optimistis, dalam waktu dekat KPK mampu membongkar seluruh kasus ini. Kemenag juga berjanji akan bekerja sama dengan KPK untuk membersihkan lembaganya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau