Tunggu Alex, Nono Belum Mencoblos

Kompas.com - 11/07/2012, 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga pukul 09.00, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Nono Sampono, belum juga datang ke tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak pilihnya. Menurut jadwal, Nono Sampono akan mencoblos sekitar pukul 09.00 sampai 10.00.

Dalam pemilihan gubernur ini, Nono berpasangan dengan calon gubernur Alex Noerdin. Pasangan calon ini merupakan besutan Partai Golongan Karya.

"Pak Nono belum mencoblos karena memang masih menunggu kedatangan Pak Alex. Sebab, sesuai jadwal, Pak Alex akan datang ke rumah Pak Nono dulu, baru mendampingi Pak Nono mencoblos," kata Bambang Sumantri, ajudan Nono Sampono, di Tanjung Mas Raya, Jakarta, Rabu, (11/7/2012).

Nono direncanakan akan mencoblos di TPS 002 Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Di TPS tempatnya mencoblos, daftar pemilih tetap berjumlah 594 orang, terdiri dari 290 pemilih laki-laki dan 304 perempuan. Nono sendiri mendapat nomor urut 420 dengan nomor pemilih 317 4090 1035 30001.

Saat ini rumah Nono ramai dengan wartawan yang menunggu dan sudah dihiasi dengan tenda berwarna kuning. Suasana rumah juga dimeriahkan dengan hiburan live music.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau