Jokowi Akan Sowan ke Semua Cagub

Kompas.com - 11/07/2012, 09:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, berencana menemui lima pasangan cagub lain di hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta, Rabu (11/7/2012). Hal itu akan dia lakukan seusai menemani Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggunakan hak pilihnya.

"Saya mau silaturahmi, saya dekat dengan mereka," kata Jokowi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu pagi.

Rencananya, Jokowi pertama kali akan menemui cagub Hidayat Nur Wahid. Setelah itu, Jokowi akan menemui Fauzi Bowo, Faisal Basri, Hendardji, dan Alex Noordin. "Saya silaturahmi sama yang lebih tua lah. Kemarin kan kita sudah sindir-menyindir," katanya.

Awalnya, Wali Kota Solo itu akan mendatangi sejumlah TPS di wilayah Pasar Minggu. Namun, niat itu dia urungkan lantaran takut dinilai memengaruhi pilihan para pemilih. "Tadi pagi bangun, saya mikir kalau ke TPS-TPS nanti dikira mau mempengaruhi. Jadi dapat ide keliling aja ke rumah-rumah calon lain," ucapnya.

Hari ini Jokowi mendampingi Megawati mengikuti pemungutan suara di TPS 31 yang terletak tepat di depan kediaman Megawati di daerah Kebagusan, Pasar Minggu. Jokowi sendiri tak memiliki hak pilih karena bukan warga Jakarta. Saat ini, ratusan warga sudah berkerumun di dalam maupun sekitar rumah Megawati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau