JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Faisal Basri Batubara-Biem Benjamin, menyatakan siap dan ikhlas kalah dalam perebutan jabatan gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta. Keduanya menyadari, pihaknya kurang pandai menyosialisasikan misinya kepada masyarakat kebanyakan.
"Quick count sudah hampir 50 persen. Kalau sudah hampir 50 persen, perubahannya itu akan relatif marginal saja. Jadi, Faisal-Biem menerima untuk siap kalah. Dan, sudah kelihatan sinyal bahwa memang warga Jakarta ini ingin perubahan. Kemungkinan nomor dua. Jokowi-Ahok nomor satu," kata Faisal, yang di dampingi Biem, di Rumah Independen, Rabu (11/7/2012), sekitar pukul 03.00.
Menurut Faisal, hasil quick count memberi sinyal bahwa masyarakat Jakarta sudah ingin perubahan. "Pak Jokowi-Ahok berhasil menangkap itu dan keduanya mampu mengomunikasikannya secara sederhana. Itu catatan kami," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang