Piala aff 2012

Berada di "Grup Neraka", PSSI Yakin dengan Peluang Indonesia

Kompas.com - 11/07/2012, 17:34 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak memusingkan hasil undian Piala AFF 2012 yang menempatkan Indonesia di "grup neraka" bersama Singapura dan Malaysia.

Penanggungjawab tim nasional Indonesia, Benhard Limbong, yakin skuad "Merah Putih" akan lolos dari grup yang baru selesai diundi di Thailand, Rabu (11/7/2012) waktu setempat.

Hasil undian itu menempatkan Indonesia di Grup B bersama juara bertahan, Malaysia, Singapura. Sementara Thailand, Vietnam, dan Filipina bersaing di Grup A.

Kedua grup itu masih menyisakan satu tempat untuk juara dan runner-up yang akan diperebutkan Kamboja, Timor Leste, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Laos pada babak kualifikasi. Fase itu sendiri akan digelar di Myanmar 5 hingga 13 Oktober mendatang.

"Kami sudah mempredikasi, kalau tidak Malaysia, ya Singapura yang akan jadi lawan kita. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan hasil undian itu," ujar Limbong saat ditemui di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Rabu (11/7/2012).

Limbong menuturkan, saat ini PSSI terus mempersiapkan skuad timnas untuk turnamen yang akan diselenggarakan pada 24 November hingga 22 Desember itu.

Timnas, katanya, akan melakukan beberapa ujicoba untuk memantau kualitas permainan Irfan Bachdim dan kawan-kawan.

"Hal terpenting saat ini kami terus melaksanakan latihan dengan baik dan tentunya juga akan dibarengi dengan uji coba dengan negara-negara manca agar kualitas kami makin teruji. Apalagi, nanti kan ada Java Cup yang akan timnya akan memadukan antara pemain muda dan senior," kata Limbong.

Indonesia sebelumnya pernah segrup dengan Malaysia pada Piala AFF 2010. Ketika itu Indonesia gagal menjadi juara setelah di partai puncak dihajar tim "Harimau Malaya" dengan skor agregat 4-2.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau