Oposisi Desak Rusia Tak Lagi Dukung Assad

Kompas.com - 11/07/2012, 21:54 WIB

Pemimpin kelompok oposisi utama Suriah di pengasingan mengadakan pertemuan di Moskow, Rabu (11/7/2012), dalam upaya membujuk Rusia agar tidak lagi mendukung pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Pemimpin Dewan Nasional Suriah, Abdel Basset Sayda, mengatakan persoalan di Suriah bukan sekadar beda pandangan antara pemerintah dan oposisi, tapi soal revolusi.

"Ini sama dengan apa yang terjadi di Rusia ketika rezim lama selesai dan semua pihak menyetujui proses demokratisasi," kata Sayda.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menyambut baik pembicaraan langsung dengan tokoh-tokoh oposisi ketika Suriah memasuki fase penting, sebelum menegaskan kembali posisi Rusia.

"Kadang organisasi Anda bertanya-tanya tentang apa yang kami kerjakan dan kami ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan ini sehingga tidak akan ada lagi keragu-raguan," kata Lavrov.

Peran Iran

Ia mengatakan Rusia ingin mengetahui apakah ada kemungkinan berbagai kelompok oposisi bersatu dan menciptakan mekanisme yang memungkinkan dialog dengan pemerintah Suriah.

Oposisi sejak awal menegaskan bahwa Presiden Assad harus mundur sebelum disepakati perjanjian penyusunan pemerintah transisi, sikap yang tidak bisa diterima Rusia.

Dalam perkembangan terkait, utusan internasional Kofi Annan akan memberikan penjelasan di depan para anggota Dewan Keamanan PBB mengenai upaya menghidupkan kembali rencana perdamaian Suriah.

Pada hari Selasa (10/7/2012) Annan menemui para pejabat di Baghdad dan Teheran dan menyampaikan kembali pandangannya bahwa Iran -yang merupakan sekutu terdekat Suriah- memiliki peran penting membantu mengatasi konflik Suriah, meski AS menolak keterlibatan Iran dalam masalah ini.

Mantan sekjen PBB ini juga mengatakan presiden Suriah mengusulkan perubahan rencana perdamaian sehingga kawasan-kawasan dengan angka kekerasan tinggi mendapat prioritas untuk ditangani.

"Diharapkan pendekatan ini secara bertahap bisa meminimalkan konflik di seluruh kawasan di Suriah," kata Annan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau