Memesan Furnitur, Menyesuaikan Kepribadian Pemiliknya

Kompas.com - 12/07/2012, 13:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk urusan membeli furnitur, umumnya orang Indonesia "pasrah" membeli apa yang ditampilkan oleh ritailer atau distributor. Padahal, dengan memesan dan mendesain sendiri, furnitur akan lebih menampilkan karakter dan kepribadian si pemilik rumah.

Demikian disampaikan Ardi Joanda, Pendiri dan Presiden Medici, saat memperkenalkan beberapa produk unggulan di Jakarta, Senin (9/7/2012) lalu. Menurut dia, kebanyakan konsumen tidak mau membeli secara custom made dengan alasan perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan barang pesanannya.

"Padahal, bila konsumen mau memesan, mereka akan mendapatkan furnitur sesuai karakter dan kepribadian masing-masing," katanya.

Selain itu, lanjut Ardi, dengan memesan furnitur, konsumen dijamin tidak akan lekas bosan. Lewat pemesanan, katanya, konsumen membuat standar baru sesuai kemauannya sendiri.

"That's me, ibaratnya akan seperti itu. Karena membeli furnitur tidak seperti membeli baju yang bisa setiap saat diganti. Sekali beli furnitur, maka tidak bisa langsung ganti," ujarnya.

"Kami ingin mengubah kebiasaan ini dan pemesanan furnitur ini akan menjadi tren, terutama bagi para pecinta interior untuk mendesain furniturnya sendiri. Dua tahun terakhir ini, responnya sudah positif," tambahnya.

Memperkenalkan program "Me and My Sofa", misalnya, pihaknya memberikan tawaran layanan memilih dan modifikasi sofa sesuai imajinasi konsumen. Ardi mengatakan, pemilihan produk berlabel Amerika ini bukan tanpa sebab.

"Umumnya orang mencari murahnya, tetapi isu kualitas dan keamanan diabaikan. Kompromi soal harga, maka kompromi juga tentang kualitas dan keamanan. Kami memilih produk-produk terbaik dengan jaminan kualitas dan keamanan serta kenyamanan konsumen," kata Ardi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau