JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa dari Forum Mahasiswa Teknik Sipil Jakarta (FMTSJ) Mercu Buana berunjuk rasa di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (12/7/2012). Mereka mendesak agar jabatan Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Barat dan Kepala Dinas PU DKI untuk segera dicopot.
Puluhan mahasiswa tersebut datang sekitar pukul 13.40 WIB tadi menggunakan sebuah bus Metromini. Mereka menuntut kedua pejabat tersebut dicopot lantaran banyak pekerjaan instansi pemerintah itu yang dipimpinnya itu terbengkalai.
Sejak 1987 lalu, warga RW 01 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang hidup di atas Kampung Apung selalu menjadi korban langganan banjir. Penyebabnya adalah rob atau air hujan yang datang, baik di musim penghujan atau tidak.
Selain itu, Kampung Apung juga dianggap rawan terserang wabah penyakit. Untuk itulah, para mahasiswa tersebut meminta Kasudin PU Tata Air Jakarta Barat untuk bertanggung jawab.
"Kami menuntut, baik Kadis PU DKI Jakarta maupun Kasudin Tata Air Jakarta Barat, segera menuntaskan dan membenahi sarana dan prasarana yang tidak layak di wilayah Jakarta Barat," kata Bagus Pangimpun selaku koordinator aksi, Kamis siang tadi.
"Karena selama ini banyak pekerjaan yang mereka lakukan asal-asalan saja,'' tambahnya.
Setelah berunjuk rasa kurang lebih 15 menit, lima orang perwakilan aksi akhirnya diterima pihak Sudin PU Tata Air untuk berdialog dengan Kasudin Tata Air, Heryanto.
Heryanto menjelaskan, pekerjan tersebut bukan terbengkalai, melainkan banyaknya utilitas yang berada di bawah tanah sehingga menyebabkan terganggunya pekerjaan Kasudin Tata Air.
''Kalau warga minta segera Kampung Apung dikeringkan, hari ini juga bisa kita lakukan. Tapi kalau kita lakukan, maka ada beberapa warga di sana yang kehilangan profesinya sebagai peternak ikan," ujar Heryanto.
Ia juga mengatakan, bahwa saat akan melakukan pengeringan tersebut, justru pihaknya ditolak pengurus rukun tetangga setempat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang