Teror

Jaringan Terorisme Ditangkap di Poso

Kompas.com - 13/07/2012, 03:52 WIB

Palu, Kompas - Detasemen Khusus 88 dan Polda Sulawesi Tengah menangkap terduga jaringan terorisme di Poso, Kamis (12/7). Pelaku diduga terlibat dalam kasus penembakan dua anggota polisi di tempat parkir Kantor Cabang Utama BCA, Palu, pada Mei 2011. Kini pelaku diamankan dan diperiksa di Markas Polres Poso.

Namun, keterangan mengenai jumlah orang yang ditangkap itu simpang siur. Informasi yang beredar menyebutkan, petugas membekuk dua orang berinisial N dan A. Adapun Kepala Polda Sulteng Brigadir Jenderal (Pol) Dewa Parsana mengatakan hanya satu orang yang ditangkap.

”Berkat koordinasi tim Densus 88 dengan jajaran Polda Sulteng telah ditangkap satu orang di Poso pada Kamis pagi berinisial N. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Polres Poso,” kata Parsana.

Parsana mengatakan, tersangka yang ditangkap diduga juga punya kaitan dengan sejumlah pelaku lainnya dalam beberapa kasus terorisme di Sulteng. Kedua terduga termasuk buronan.

Sejumlah informasi menyebutkan, penangkapan N dan A terjadi di depan Pasar Sentral Poso, Kamis pukul 08.30. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan. Barang bukti yang disita adalah sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DN 3594.

N, warga Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota, diduga anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Poso. Adapun A berasal dari Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara. Selama ini N disebut-sebut berdomisili di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Poso. Pelaku diduga berperan sebagai penyandang dana JAT Poso dan menjadi penghubung antara kelompok JAT Medan, Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Jakarta, dan Nusa Tenggara Barat.

(Ren)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau