Terowongan Narkoba AS-Meksiko Ditemukan

Kompas.com - 13/07/2012, 14:12 WIB

Dua terowongan bawah tanah yang dibangun untuk menyelundupkan narkotika ke AS ditemukan di perbatasan dekat Meksiko. Terowongan memiliki desain yang canggih, berjarak lebih dari 200 meter dan memiliki lampu serta ventilasi udara.

Seorang agen AS mengatakan, desain terowongan ini ''bukan sesuatu yang biasa digunakan untuk para petambang biasa''.

Terowongan pertama ditemukan oleh militer Meksiko pada Rabu (11/7/2012) lalu dalam kondisi belum selesai dikerjakan, dan bermula dari sebuah wastafel kamar mandi di sebuah rumah gudang di Tijuana.

Terowongan kedua ditemukan berawal di sebuah pabrik es di kota San Luis Rio Colorado, Meksiko, dan berakhir di sebuah ruang penyimpanan di sebuah rumah di San Luis, Arizona.

Lorong bawah tanah itu memiliki kedalaman 16 meter dan dilapisi dengan kayu lapis.

Sedikit jejak

Agen antinarkotika meyakini terowongan itu sudah tidak beroperasi lagi karena hanya menyisakan sedikit jejak di lantainya.

Agen khusus dari badan antinarkotika AS, DEA, Douglas Coleman, memperkirakan biaya pengerjaan terowongan itu mencapai 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 14 miliar.

Tiga orang ditangkap dalam pengungkapan terowongan Arizona tersebut.

Penggunaan terowongan untuk menyelundupkan narkotika ke AS mulai berlangsung pada tahun 1990-an, dan semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir di saat otoritas AS memperketat pengawasan aktivitas penyelundupan di darat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau