Unjuk rasa tolak ruu pt

Usai Demo, Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Kompas.com - 13/07/2012, 20:27 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Usai menggelar aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) di gedung DPRD Sumatera Utara, puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Medan Bersatu (GMMB) terlibat bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jumat (13/7/2012). Bentrokan terjadi di lapangan Merdeka Medan.

Bentrokan bermula ketika pendemo sedang melakukan rapat evaluasi di lapangan pendopo tersebut terkait aksi yang baru saja mereka gelar. Tiba-tiba puluhan personel Satpol PP dengan membawa pentungan, mendatangi kumpulan pendemo itu, hingga akhirnya terjadi bentrokan. Mahasiswa yang tidak tidak tahu apa-apa, melihat kondisi tak kondusif ini terlihat panik dan lari berhamburan meninggalkan lokasi.

Beberapa mahasiswa mengalami luka-luka akibat terkena pukulan petugas Satpol PP. Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua milik mahasiswa pun rusak.

Bangman, salah seorang mahasiswa yang ikut demo mengatakan, akibat kejadian tersebut, beberapa rekannya mengalami luka-luka. "Bahkan salah seorang mahasiswa mengalami luka di bagian kepala," katanya.

Pantauan Kompas.com di lapangan, beberapa mahasiswa yang menjadi korban sudah membuat laporan pengaduan ke Markas Kepolisian Resor Medan. Selanjutnya mahasiswa melakukan aksi blokade jalan di depan Kampus Universitas HKBP Nomensen Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh Satpol PP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau