Sepeda Motor Dipepet, Pengendara Ditikam dan Motor Dilarikan

Kompas.com - 14/07/2012, 00:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Edi Aditama (29), harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menjadi korban perampokan yang disertai tindak kekerasan, Jumat (13/7/2012) dini hari. Tidak hanya motor Edi yang dilarikan para pelaku, ia pun mengalami penganiayaan berupa penusukan senjata tajam.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Aswin menuturkan, peristiwa perampasan disertai penganiayaan itu dialami Edi saat melintas Jalan M Kahfi I, Ciganjur, sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Saat itu situasi jalan sedang sepi. Tiba-tiba muncul sepeda motor yang ditumpangi dua orang dan langsung memepet sepeda motor Edi.

"Korban ditendang hingga terjatuh dan kedua pelaku menghentikan motor dan mendatangi korban," jelas Kompol Aswin.

Edi tidak tinggal diam. Ia segera bangkit dan memberi perlawanan. Namun, akibatnya justru lebih menyedihkan. Dikeroyok dua orang bersenjata tajam, Edi akhirnya takluk dan roboh bersimbah darah. "Korban ditusuk pada leher dan dada kiri," lanjut Aswin.

Setelah korban roboh tak berdaya, kedua pelaku pun segera melarikan sepeda motor korban. Sementara itu, warga Tanah Baru, Depok, yang tergeletak di tepi jalan akhirnya ditolong oleh warga yang melintas. Ia kemudian dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk menjalani perawatan.

Saat ini Polsek Metro Jagakarsa telah memeriksa dua saksi yang melihat korban bersimbah darah. Pihak Polsek sementara ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau