JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan tampaknya siap kembali menguat di awal pekan ini, Senin (16/7/2012). Penyemangat adalah lonjakan bursa di Amerika Serikat pada akhir pekan lalu. Bursa AS ditutup menguat tajam pada perdagangan Jumat (13/7/2012), indeks Dow Jones melonjak 203,82 poin atau 1,62 persen, S&P 500 naik 1,62 persen, dan Nasdaq menguat 1,48 persen. Rally indeks ditopang oleh laporan kinerja JP Morgan yang melebihi ekspektasi.
Saham JP Morgan naik 5,9 persen diikuti oleh saham-saham finansial lainnya, seperti Bank of America, Morgan Stanley, Goldman Sach, dan Wells Fargo yang naik lebih dari 3 persen. Dari data ekonomi, indeks consumer sentiment turun ke level 72, terendah sejak Desember lalu. Indeks harga produsen naik 0,1 persen di luar dugaan para ekonomi di tengah turunnya harga energi.
Bursa Eropa juga ditutup menguat ditopang oleh positifnya Wall Street dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China yang sesuai dengan perkiraan analis. Indeks FTSE naik 1 persen.
IHSG sendiri di perdagangan terakhir pekan lalu ditutup naik 35 poin (0,89 persen) ke level 4.019,67 dengan jumlah transaksi sebanyak 7,12 juta lot atau setara Rp 4,55 triliun. Riset Semesta Indovest memperkirakan hari ini Bursa Indonesia berpeluang untuk kembali menguat ditopang oleh positifnya bursa Wallstreet itu. Kondisi itu mendukung minat beli investor domestik yang mulai muncul sejak akhir pekan lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang