Kampus Poltekkes Semarang Dirampok, 2 Orang Terluka

Kompas.com - 16/07/2012, 11:07 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Kampus Politeknik Kesehatan Semarang di Jalan Tirto Agung, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, disatroni kawanan perampok bersenjata tajam, Senin (16/7/2012) dini hari. Akibatnya, seorang satpam dan tukang sayur yang mengetahui kejadian itu mengalami luka cukup parah karena berusaha melawan para perampok.

Sujani (55), salah satu satpam yang juga berada di lokasi saat kejadian, mengatakan bahwa perampokan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Ketika itu ia berada di pos satpam bagian depan kompleks kampus bersama rekannya Tumino (40). "Tiba-tiba ada sekitar 10 orang datang dan mengancam dengan senjata. Karena takut dilukai, saya diam dan kaki, tangan, mata, dan mulut kemudian dilakban," ujarnya, Senin pagi.

Sujani kemudian dibuang di taman belakang kampus, sedangkan Tumino sempat dilukai sebelum disekap oleh para perampok karena melawan. Tumino menderita luka bacok di kepala dan punggung.

Kawanan perampok itu kemudian masuk ke Gedung Rektorat dan membuka brankas lemari komputer di lantai dua ruang bagian keuangan dan administrasi dengan menggunakan linggis. Namun, para perampok itu tidak berhasil membawa uang.

Berdasarkan informasi dari polisi, selain melukai satpam, para perampok juga melukai penjual sayur bernama Suwardi (56) yang memergoki aksi mereka. Suwardi dianiaya oleh para perampok hingga mengalami luka lebam. Kedua korban kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Banyumanik Semarang.

Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Semarang yang menangani perampokan berhasil mengamankan dua linggis dan sebilah golok di belakang kampus. Pada 2010, kampus tersebut juga pernah menjadi sasaran perampokan serupa dengan modus dan pelaku yang diperkirakan sama. Kasus ini masih diselidiki polisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau