Lampung, Tuan Rumah TIME 2012

Kompas.com - 16/07/2012, 17:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lampung akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) atau Pasar Wisata Indonesia pada 9-12 Oktober 2012 yang diikuti oleh seluruh komponen pariwisata di Tanah Air dan buyer dari 27 negara. "Lampung terpilih menjadi tuan rumah TIME tahun ini karena salah satunya daerah itu mempunyai daya tarik yang belum banyak dikenal," kata Chairperson TIME 2012, Meity Robot, di Jakarta, Senin (16/7/2012).

TIME merupakan ajang pariwisata di Indonesia yang mengusung konsep "business to business" dimana dalam acara itu dipertemukan para pelaku usaha wisata dan industri pendukungnya di Indonesia (seller) untuk mempromosikan berbagai produk dan jasa wisata di dalam negeri kepada pebisnis wisata dari mancanegara (buyer).

Ajang itu pada tahun sebelumnya juga digelar di kota yang sama dan tahun ini akan berlangsung di Graha Wangsa Bandar Lampung pada 9-12 Oktober 2012. "Dengan diadakannya TIME secara berkala, para buyer mancanegara dapat melihat potensi pasar dan membuka pasar wisata baru di Indonesia," katanya.

TIME tahun ini memasuki pelaksanaan ke-18 dan bertujuan meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional sekaligus memperluas jangkauan promosi industri pariwisata Indonesia di pasar dunia.

Kegiatan itu telah tercatat dalam kalender internasional travel mart bersama dengan ITB Berlin, WTM London, Arabian Travel Mart (ATM), dan PATA Travel Mart. "TIME akan menampilkan seluruh daerah tujuan wisata termasuk daerah tujuan wisata populer, obyek wisata, dan pengembangan produk baru," katanya.

Menurut Meity, terpilihnya Lampung sebagai tempat penyelenggaraan TIME selama dua tahun berturut-turut bertujuan untuk mempromosikan provinsi tersebut ke pasar internasional agar ke depan dapat menjadi salah satu tujuan wisata dunia.

Tahun lalu, TIME di Lampung dinilainya sukses dengan dihadiri oleh 77 buyer dari 27 negara meliputi Belanda, India, Amerika Serikat, Korea, dan Singapura.

TIME 2011 juga dihadiri oleh 84 seller dari 64 perusahaan dari berbagai provinsi di Indonesia meliputi DKI Jakarta, Bali,  DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Seller yang hadir berasal dari industri perhotelan, resort & spa, Badan Promosi Pariwisata, travel agent, adventure, airline, dan lain-lain. "TIME 2011 membukukan estimasi transaksi senilai 15,7 juta dollar AS," kata Meity.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M. Faried, mengatakan, pihaknya mendukung dan menyambut baik penyelenggaraan acara tersebut. "Ini bagian dari aktivitas promosi pariwisata Indonesia. Kami harapkan ini bisa mempromosikan Lampung sebagai daya tarik wisata sekaligus daerah lain di Indonesia," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung, Gatot Hudi Utomo, mengatakan, Lampung telah siap menerima lebih banyak kunjungan wisata termasuk menjadi tuan rumah kegiatan internasional sekelas TIME. "Infrastruktur di wilayah Lampung semakin baik dari waktu ke waktu dan bahkan kini sudah ada 17 penerbangan ke Jakarta dalam setiap harinya," katanya.

Menurut Gatot, pihaknya memantau pasca menjadi tuan rumah TIME 2011, kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat. Wisatawan Australia masih mendominasi wisman yang mengunjungi provinsi tersebut. Sementara destinasi wisata yang paling diminati sebagian besar wisata minat khusus seperti surfing di Tanjung Setia, Krakatau, Way Kambas, dan Teluk Kiluan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau