Kemendag: Harga Beras Stabil

Kompas.com - 16/07/2012, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Gunaryo, menyatakan, harga beras relatif stabil di tengah-tengah kenaikan harga barang kebutuhan pokok lainnya. "Beberapa komoditi tadi kecuali beras memang relatif masih stabil meskipun panen sudah mulai surut," sebut Gunaryo, dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (16/7/2012).

Ia menyebutkan, harga daging memang ada kenaikan di atas lima persen sekarang ini. Angka itu cukup signifikan. Tapi, kenaikan tidak terjadi di seluruh kota melainkan hanya di beberapa tempat. "Di Banjarmasin itu kebetulan kami turun ke lapangan itu kenaikannya lebih dari lima persen," kata Gunaryo.

Kenaikan harga, menurut Gunaryo, juga biasanya terjadi pada kelapa, cabai, dan gula. "Itu menjadi permintaan yang sangat tinggi," tambahnya.

Terhadap kemungkinan kenaikan harga sejumlah komoditi, Gunaryo berharap agar itu tidak terjadi signifikan. Ada pasar murah dan operasi pasar yang bisa dilakukan untuk menghadapi itu. Selain itu, Kemendag akan melakukan kunjungan ke beberapa pasar mulai dari Jabodetabek hingga ke beberapa kota di Indonesia. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau harga barang kebutuhan pokok menjelang Lebaran nanti.

"Operasi pasar sendiri akan kita lakukan untuk operasi pasar beras. Nanti secara berangsur mulai minggu ini dan minggu depan mudah-mudahan di beberapa titik. Tapi kalau untuk pasar murah, komoditi yang akan dijual macam-macam," pungkas Gunaryo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau