JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan maupun penurunan Indeks Harga Saham Gabungan bersifat terbatas. Ini menandakan indeks berada dalam fase konsolidasi. Konsolidasi kali ini diperkirakan cukup panjang.
Kemarin, IHSG mengalami kenaikan yang terbatas, resistance IHSG masih berada di level 4.090 dan support di level 3.960. Karena berada dalam masa konsolidasi IHSG yang cukup panjang, maka menurut riset eTrading Securities, strategi Sell On Strength tetap perlu diterapkan untuk trading plan pendek, termasuk pada Selasa (17/7/2012) ini. IHSG ditutup naik 27 poin (0,69 persen) ke level 4.047,46 dengan jumlah transaksi sebanyak 6,33 juta lot atau setara Rp 3,68 triliun.
Hampir seluruh sektor saham meningkat, kecuali sektor konsumer (-0,34 persen) dan manufaktur (-0,02 persen). Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 89,1 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain TLKM, LSIP, MNCN, PGAS, dan TBIG.
Sentimen negatif datang dari bursa global. Indeks Dow Jones ditutup turun 50 poin (-0,39 persen) ke 12.727,20 setelah Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan keluarnya data penjualan retail AS yang secara mengejutkan mengalami penurunan.
Secara teknikal, MACD Histogram IHSG melemah dan fast stochastic juga melemah namun belum mencapai titik oversold. Untuk perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan mengalami sentimen bervariasi dengan kecenderungan negatif, dengan level support 3960 dan resistance 4090. Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan adalah BBCA,UNTR,BMRI dan BBRI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang