Peternak Ayam Kewalahan Penuhi Permintaan

Kompas.com - 17/07/2012, 09:25 WIB

PURWAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah peternak ayam kampung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kewalahan memenuhi permintaan konsumen, beberapa pekan terakhir. Akibatnya, harga di tingkat peternak naik dari Rp 22.000 menjadi Rp 27.000 per kilogram.

Aswan Siregar, Ketua Kelompok Peternak Rahayu Kabupaten Purwakarta, Selasa (17/7/2012), mengatakan, permintaan ayam mencapai lebih dari 1.000 ekor per hari, sementara produksi dari seluruh anggota kelompok hanya sekitar 500 ekor per hari.

"Situasi serupa (kenaikan permintaan dan harga) terjadi setiap menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, tetapi harga ayam saat ini lebih tinggi sehingga lebih menguntungkan peternak," kata Aswan.

Harga ayam kampung naik sejalan dengan harga ayam ras akibat naiknya permintaan. Akibatnya, ayam dipanen lebih awal, yakni ketika mencapai ukuran kurang dari 7-9 ons per ekor. Selain pedagang di pasar, para pembeli adalah ibu rumah tangga serta pemilik rumah makan dan restoran penyaji menu daging ayam kampung.

Harga ayam ras di pasar-pasar tradisional di Purwakarta terus naik belakangan ini. Pada Senin pagi, harga daging ayam ras telah mencapai Rp 30.000 per kilogram, naik Rp 4.000 dibandingkan 31 Mei 2012 yang masih Rp 26.000 per kilogram.

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Purwakarta Ahmad Gunawan mengatakan, berdasarkan rapat bersama mengenai ketersediaan bahan pokok di Jawa Barat, pekan lalu, stok daging dan telur ayam ras dinyatakan aman. Bahkan, sejumlah produsen menjanjikan pasokan lebih besar untuk menekan kenaikan harga.

"Kami (dinas perdagangan) akan menggelar survei dua kali selama bulan puasa untuk melihat tren harga bahan-bahan pokok. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah daerah menggelar bazar murah kebutuhan pokok," kata Ahmad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau