Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi 7 Pekan

Kompas.com - 18/07/2012, 07:21 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak mentah menyentuh posisi tertinggi dalam tujuh minggu seiring adanya spekulasi bahwa persediaan minyak mentah turun, dan adanya laporan bahwa produksi industri naik pada bulan Juni di Amerika Serikat (AS).

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran Agustus naik 79 sen, atau 0,9 persen, menjadi 89,22 dollar AS per barrel, di New York Mercantile Exchange, Selasa waktu setempat atau Rabu (18/7/2012) pagi. Ini harga penetapan tertinggi sejak 29 Mei 2012.

Harga minyak Brent untuk penetapan September naik 63 sen, atau 0,6 persen, menjadi 104 dollar AS per barrel, di ICE Futures Europe Exchange, London.

Menurut survei Bloomberg, persediaan minyak mentah AS pada minggu lalu mungkin akan turun 1,3 juta barrel. Dan, harga hanya berubah sedikit karenam menurut American Petroleum Institute, persediaan minyak turun 2,01 juta barrel menjadi 379,9 juta barrel pada minggu lalu. Di sisi lain, ada kenaikan produksi dari sektor industri sebanyak 0,4 persen.

"Data ekonomi cukup bagus dan itu menggambarkan sebuah gambar yang bagus bagi permintaan minyak," sebut Phil Flynn, Analis Pasar Senior Price Futures Group, di Chicago.

Sebelumnya, harga minyak sempat jatuh karena Gubernur Bank Sentral AS, Ben S Bernanke, menahan diri untuk menjanjikan kebijakan stimulus moneter yang baru. Lalu, harga minyak pun kembali naik seiring pernyataan Bernanke bahwa bank sentral siap beraksi mendorong pertumbuhan ekonomi bila pasar tenaga kerja tidak berkembang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau