Pangan

Operasi Pasar di Palangkaraya Belum Diperlukan

Kompas.com - 18/07/2012, 13:51 WIB

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Harga beras di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, masih stabil menjelang bulan puasa, sehingga operasi pasar belum diperlukan.

Tidak adanya kenaikan harga itu didukung persediaan beras di gudang-gudang Perum Bulog Divisi Regional Kalteng, yang mencukupi untuk enam bulan mendatang.

Demikian kondisi yang ditemukan Wakil Gubernur Kalteng, Achmad Diran, di sela-sela peninjauan harga di beberapa pasar tradisional di Palangkaraya, Kalteng, Rabu (18/7/2012). Harga rata-rata beras asal Jawa misalnya, Rp 10.000 per kilogram (kg) atau tak berubah sejak awal Juli 2012.

Demikian pula dengan harga beras pangkoh dan siam unus yang tidak naik, masing-masing Rp 7.500 per kg dan Rp 12.000 per kg. "Karena itu, operasi pasar untuk beras belum perlu digelar karena stok yang masih memadai dan belum terjadi lonjakan harga," katanya.

Diran memulai aktivitasnya di Pasar Baru, sekitar pukul 11.00 WIB dengan menemui beberapa pedagang tradisional. Ia juga mendatangi beberapa toko emas dan peralatan elektronik, untuk menanyakan kenaikan harga produk-produk tersebut.

Selain itu, Diran berbincang dengan beberapa pengemudi becak dan sepeda motor yang digunakan untuk mengangkut kebutuhan pokok. Peninjauan ke pasar berakhir sekitar pukul 12.30 WIB.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau