LONDON, KOMPAS.com - Luka Modric dijadwalkan kembali dari berlibur di kampung halamannya, Zadar, Kroasia, dan mengikuti pemusatan latihan Tottenham Hotspur, Rabu (18/7/2012) waktu Inggris. Rencana itu malah membuat Modric gerah.
Ia dan agennya tak menjadwalkan tiba di London lagi. Modric malah sudah berniat pergi ke Valdebebas pada akhir pekan lalu, di mana Real Madrid memulai latihannya lagi. Sudah jadi rahasia umum pria berusia 26 tahun itu sangat berambisi untuk berkostum "Los Blancos" musim ini.
Praktis, Modric harus menghormati kesepakatan profesionalnya bersama "Spursd" dan harus bersiap berangkat ke Amerika utara untuk memulai uji tanding pramusim.
Problem transfer Modric ke Madrid adalah soal nilai transfer yang dislot Tottenham. "Spurs" malah menambah nilai transfer Modric menjadi 45 juta euro (Rp 540 miliar) dari sebelumnya 40 juta euro. Nilai itu malah bisa melejit menjadi 55 juta euro.
Madrid sendiri kokoh pada pendirian melepas dana 30 juta euro plus Ricardo Carvalho.
Maklum saja, Daniel Levy, Chairman Tottenham, pernah menolak pinangan 40 juta euro terhadap Modric yang diajukan Chelsea musim lalu. Tapi, sumbernya dari Modric yang tak ingin menyeberang dari London utara ke barat.
"Uang bukan yang kupedulikan, jika itu membuatku jarang tampil di lapangan," katanya kala itu yang dilansir media Spanyol, AS.
Nah, berarti Modric yakin ia akan jadi pilihan utama Jose Mourinho di lini tengah Madrid. Begitu?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang