Selama Puasa, Jam Kerja PNS Malang Dikurangi Dua Jam

Kompas.com - 18/07/2012, 15:35 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Selama bulan Ramadhan, lama kerja pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Malang dikurangi dua jam. Namun demikian, jika ada PNS kedapatan malas-malasan bekerja, akan disanksi tegas.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Wahyu Santoso, Rabu (18/7/2012). Menurutnya, jika pada hari biasa, PNS di kota yang dipimpin Peni Suparto itu, masuk kerja mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Pada bulan Ramadhan nanti berubah, masuk pukul 08.00-14.00 WIB.

"Tetapi selama puasa tidak ada jam istirahat kerja," katanya.

Jika nantinya saat Ramadhan ditemukan PNS melanggar aturan seperti bolos kerja atau jalan-jalan di mal, ataupun pelayanan pada masyarakat tidak maksimal, Wahyu menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.

"Bagi PNS yang nakal, sanksinya sudah tertuang dalam PP 53 tahun 2012 tentang Disiplin Pegawai Negeri. Makanya itu, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus mengatur jam kerja pegawainya sendiri agar tidak kena sanksi," tegasnya.

Wahyu mencontohkan, seperti PNS di Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan yang banyak berhubungan langsung dengan masyarakat, harus kerja lebih disiplin dan maksimal.

"Ini semua demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut Wahyu menambahkan bahwa perubahan jam kerja tersebut sudah disosialisasikan kepada sekitar 10 ribu PNS di lingkungan Pemkot Malang. "Pengurangan waktu sudah disosialisasikan. Bagitu juga sanksinya. Semua PNS sudah mengetahui pengurangan waktu kerja itu," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau