Transjakarta Keluarkan Api, Penumpang Berhamburan

Kompas.com - 18/07/2012, 19:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bus transjakarta bernomor polisi B 7032 IS dengan nomor badan JET-021 memercikkan api di bagian mesin belakang. Hal itu membuat para penumpang panik dan berhamburan keluar bus.

Peristiwa tersebut terjadi pukul 17.45 WIB di jalur bus transjakarta Koridor X jurusan Tanjung Priok-PGC, Jl DI Pandjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur. Saat itu bus tengah berjalan membawa sekitar 40 penumpang.

"Kami (dalam) posisi jalan. Kami juga tahunya dari pengendara motor yang lewat. Dia teriak ada api, kami langsung berhenti dan keluar madamin api," ujar Jabarudin (27), salah seorang saksi saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (19/7/2012).

Puluhan penumpang di dalam bus tersebut pun panik dan berebut keluar bus. Sementara itu, sopir dan kernetnya berusaha memadamkan percikan api menggunakan tabung pemadam kecil.

"Kami udah panik aja, orang penumpang berebutan turun. Saya sudah mau atur, susah. Disemprot pakai air apinya, untung langsung padam," lanjutnya.

Kini, para penumpang telah dievakuasi menggunakan bus lain, sementara bus yang mengeluarkan api masih didiamkan di lokasi kejadian. Beberapa teknisi telah datang dan memperbaiki bus tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di Jl DI Pandjaitan dari arah Rawamangun menuju Cililitan macet hingga 3 kilometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau