Mengurangi Karbohidrat Bikin Mulut Bau

Kompas.com - 18/07/2012, 22:35 WIB

KOMPAS.com - Untuk memiliki tubuh dan panggul ramping, biasanya kita akan menjauhkan makanan-makanan yang mengandung kabohidrat. Tapi tahukah Anda kalau kondisi ini bisa memicu terjadinya bau mulut? Mengapa?

Karena ketika tubuh kita kekurangan asupan karbohidrat, maka kondisi ini akan memicu terjadinya ketosis, yaitu proses pembakaran lemak sebagai energi. Dan, proses ketosis inilah yang menyebabkan terbentuknya zat keton yang memiliki bau tak sedap, dan akan keluar dari rongga mulut saat kita bernafas dan berbicara.

Parahnya lagi, bakteri-bakteri yang ada di dalam mulut juga akan memproduksi zat sulfur (bahan utama penyebab bau mulut) lebih banyak, ketika dicampurkan dengan makanan dengan kandungan protein yang tinggi, jelas Paul Bussman, DDS, dokter gigi dan juru bicara dari the Academy of General Dentistry.

Untuk itu, lawan halitosis atau bau mulut dengan:
1. Minum air putih yang banyak untuk membantu membersihkan zat-zat sulfur di mulut kita.
2. Gosok gigi dan flossing setiap selesai makan. Jangan lupa untuk membersihkan lidah dengan tongue scraper atau pembersih lidah yang mampu membantu menghilangkan partikel-partikel yang bersemayam di balik lidah kita yang merupakan zona “panas” pembentukan sulfur.
3. Kunyah permen bebas gula untuk memperbanyak produksi saliva atau air liur. Selain itu, berbagai rasa permen juga bisa berfungsi sebagai alat pewangi mulut.

(Prevention Indonesia Online/Astrid Anastasia)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau