Tak Ada Bikini di Voli Pantai Olimpiade

Kompas.com - 18/07/2012, 23:22 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Penggemar voli pantai putri tak akan lagi bisa melihat atlet-atlet dengan balutan bikini pada Olimpiade 2012 di London. Panitia memutuskan bahwa semua atlet harus menutupi badannya karena cuaca yang tidak bersahabat.

Padahal, tiket pertandingan voli putri merupakan tiket yang paling banyak dicari. Pasangan Inggris, Zara Dampney dan Shauna Mullin, bahkan menyedot banyak penggemar, sampai menyebabkan kemacetan ketika mereka tengah berlatih dengan pakaian minim di Parliament Square, Central London.

Namun, peringatan akan cuaca dingin yang terus-menerus dan cuaca yang basah pada bulan ini akan membuat para atlet voli pantai putri untuk mengenakan penghangat, kaus, dan legging.

"Ketika temperatur turun di bawah 16 derajat celsius, kami diizinkan untuk mengenakan legging panjang dan atasan berlengan panjang," kata Shauna (27). Pada bulan ini, setiap hari London bersuhu lebih rendah dari 16 derajat celsius.

Sementara itu, Zara (26) menyadari beberapa penggemar, terutama penonton laki-laki, mungkin menonton dengan alasan tertentu. Namun ia yakin, masih banyak yang akan datang melihat aksinya. "Mungkin cuaca buruk akan memberikan kami keuntungan melawan atlet Brasil. Kami terbiasa bermain di bawah hujan," ujarnya.

Kantor Meteorologi Inggris memperkirakan cuaca selama pelaksanaan Olimpiade 2012 dari tanggal 27 Juli sampai 12 Agustus nanti adalah cuaca yang basah. Penonton boleh membawa payung, tetapi dilarang payung besar. Payung kecil diperbolehkan dipakai selama tidak mengganggu penglihatan penonton lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau