Naik Merpati, Bonus Foto dengan Dahlan Iskan

Kompas.com - 19/07/2012, 11:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan masih berbangga atas maskapai Merpati Nusantara Airline (MNA). Hal itu disebabkan masih banyak yang memakai maskapai pelat merah tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Dahlan bahkan sengaja datang ke kursi penumpang umum untuk sekadar menanyakan respons konsumen terhadap MNA. Banyak penumpang pun memberikan respons positif terhadap maskapai penerbangan tersebut.

"Saya ingin meyakinkan ke penumpang kalau naik Merpati aman. Selain tiketnya murah, nanti kalau beruntung bisa foto gratis dengan saya," kata Dahlan selepas penandatanganan kerja sama MNA dengan PT Dirgantara Indonesia di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Dahlan pun mengisahkan pengalaman seru naik Merpati saat dalam perjalanan ke Surabaya atau ke wilayah timur Indonesia. Di dalam pesawat tersebut, Dahlan selalu bertanya kepada penumpang hingga pilot mengenai pesawat Merpati. Dari survei kecil-kecilan itu, Dahlan selalu kebanjiran pesanan untuk foto bareng. "Minimal 50 orang yang minta foto dengan saya di pesawat MNA," jelasnya.

Selain itu, Dahlan juga sempat mengalah untuk naik Merpati lebih awal dari jadwal semula. Meski ternyata jadwal Merpati juga mundur sejam dari jadwal semula. "Saya mengerti kesulitan Merpati sehingga saya selalu mengalah dengan jadwalnya. Pernah jadwal terbangnya mundur hingga sejam. Saya tidak apa-apa," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau